ATC Hitz Top 50 Chart

Visit and find your favorite artis with new single, update chart weekly and more.

ATC Hitz Top 50 Chart

Visit and find your favorite artis with new single, update chart weekly and more.

ATC Hitz Top 50 Chart

Visit and find your favorite artis with new single, update chart weekly and more.

ATC Hitz Top 50 Chart

Visit and find your favorite artis with new single, update chart weekly and more.

ATC Hitz Top 50 Chart

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Movies. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Movies. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Februari 2015

Today's Movie : 12 Angry Men

Title : 12 Angry Men
Year : 1957
Directed by  : Sidney Lumet
Starring : Henry Fonda
Genre : Drama
Running Time : 96 Minutes
Country : USA
Awards : 3 Oscar Nominee Best Director, Best Picture, and Best Writing of Adapted Screenplay
ATC Rating : 9/10


12 Angry Men adalah salah satu karya film terbaik sepanjang masa menurut versiku. Meski dirilis hampir 2 kali umurku sekarang, film briliant ini masih sanggup menarik perhatianku, termasuk penyajiannya dengan layar hitam putih tak mengurangi rasa takjubku akan film ini malah membuat lebih terkesan vintage-eksentrik. Uniknya hampir seluruh film di setting dalam satu lokasi ruangan saja dan tak satupun menggunakan nama orang. Oke tak perlu panjang lebar, langsung saja kita review singkat filmnya :

Mengisahkan tentang 12 juri (kesemuanya laki-laki) yang ditugasi untuk bermusyawarah menentukan seseorang terpidana bersalah atau tidak dalam suatu persidangan. Kasusnya adalah seorang anak laki-laki berumur 19 tahun yang membunuh ayahnya dengan sebuah pisau.

Saat para juri berkumpul dan mendebatkan pendapatnya masing-masing di ruangan itulah cerita mulai asik dinikmati. Dari juri muda sampai yang tua dengan latar belakang pekerjaan yang berbeda. Tiap individu memiliki kepribadian sendiri, ada yang keras kepala, pemarah, acuh, pecundang, culun, penakut, sok tahu, banyak omong, pintar, bijaksana dan lain-lain.

Pada awalnya saat musyawarah dimulai, hanya satu (Henry Fonda) diantara 12 pria tadi yang menyatakan kalau remaja tersebut tidak bersalah hanya bermodalkan "kemungkinan" dan "keraguan" saja atas fakta-fakta yang diucapkan saksi di persidangan. Kemudian masing-masing juri diberi kesempatan mengemukakan pendapat dan alasan yang memojokkan kalau remaja tadi-lah pembunuhnya. Sangat asik sekali mengikuti perdebatan 12 juri ini, bahkan aku sendiri sempat ikut emosi dan gregetan dengan tiga tokoh disini, si pemarah, si banyak omong dan si tak pedulian, uhh... rasanya pingin igebuk-gebuk bantal hehe, seru!!

Musyawarah sempat beberapa kali terhenti karena ulah beberapa orang yang sulit diatur. Akhirnya diadakan pemungutan suara untuk menentukan apakah remaja tersebut bersalah atau tidak. Hingga didapatkan jumlah yang menyatakan bersalah berangsur-angsur mulai menurun, dari yang awalnya 11 orang menjadi 10 orang, lalu 8 orang dan seterusnya hingga klimaks di ending film. Fiuhhh perjalanan yang panjang dan menguras emosi, keren sekali pokoknya! best movie lah

Beberapa perdebatan alibi berhasil membuatku tercengang seperti :
1. pisau
2. reka ulang tempa kejadian
3. kata-kata "I'll kill you"
4. ingatan kejadian saat tertekan
5. dan kaca mata

Anyway, film ini murni 100% mengandalkan dialog, jadi bagi penikmat film yang gak suka tipe film banyak omongan mending di skip deh hehe. Saat itu film ini bersinar dengan mengantongi 3 nominasi Oscar termasuk best film, sayang sekali kesemuanya kalah dan direbut oleh film "The Bridge on the River Kwai". Recommended, gak salah buat dikoleksi hehe..

Senin, 10 September 2012

Today’s Movie : Brokeback Mountain


Membaca judulnya pasti terbesit dipikiran kalian “Yah, film gay terkenal itu”
Haha benar sekali, salah satu film kontroversial tahun 2005 yang menerima banyak sekali penghargaan. Tapi jangan beranjak dulu ya mending simak sekilas ulasanku berikut tapi gak maksa juga sih kalau kalian gak nyaman membacanya haha...

Aku sendiri agak gimana gitu mengulas film yang tergolong “tabu” ini tapi ya sebagai seorang pecinta film yang profesional (hayah, setidaknya aku belajar demikian) ya kita gak boleh mendiskriminasikan genre sebuah film, iya toh. Baiklah tak usah panjang lebar mari dimulai saja...

Today’s Movie : Closer



Masih menyambung postingan sebelumnya dan sepertinya aku masih semangat mereview film yang barusan kutonton nih hehe jadi dilanjut saja ya...

Flashback ke tahun 2004 kita akan bertemu dengan film berjudul “Closer”. Apa yang menarik dari film ini? Tentunya kita lihat dulu dari posternya, 4 wajah dan masing-masing haya setengah yang nampak mungkin artinya kita diajak untuk lebih mendekat (take a look closer) sehingga tahu siapa saja mereka? Haha mungkin juga bukan demikian, Closer mencoba menggiring kita untuk lebih tahu siapa orang yang sebenarnya mencintai kita dan siapa dibalik orang didekat kita sebenarnya.

Jumat, 07 September 2012

Today's Movie : Pride & Prejudice


Well, it''s been so long I haven't post about movie right?
Okay then, shall we start with Jane Austen's 1813 novel titled Pride & Prejudice?

kembali ke tahun 2005, salah satu 6 dari novel Jane Austen yang terkenal ini akhirnya difilmkan. Sebut saja judul terkenal itu berurutan adalah :
  1. Sense and Sensibility (1811)
  2. Pride and Prejudice (1813)
  3. Mansfield Park (1814)
  4. Emma (1815)
  5. Northanger Abbey (1818)
  6. Persuasion (1818)
Wuiih kok tiba-tiba pingin baca novelnya ya hehe. Sebenarnya ini kedua kalinya aku menonton Pride & prejudice, pertama kali saat itu masih awal kuliah dengan menyewa VCD di toko rental dan aku tak begitu mengerti alur ceritanya dan kurang suka film drama kala itu, kemampuan bahasa Inggris juga masih sangat minim jadi agak kebingungan antara mau konsentrasi nonton filmnya atau konsentrasi membaca subtitlenya hehe. Saat itu tertarik gara-gara dinominasikan dalam 4 kategori piala Oscar yaitu Best Actress, Best Original Score, Best Art Direction dan Best Costume Design (sayangnya gak ada yang menang) begitu pula di Golden Globe hanya masuk 2 nominasi yaitu Besat Actrees dan Best Film Musical Or Comedy. Dan kemarin baru saja menonton untuk kedua kalinya and I realize that this is such a romantic movie and I love it.

Diperankan secara apik oleh 2 tokoh utama yaitu Keira Knightley sebagai Elizabeth Bennet dan Matthew Macfadyen sebagai Fitzwilliam Darcy (Mr. Darcy). Diceritakan keluarga Bennet asal Inggris di sekitar Netherfield ini adalah keluarga sederhana di pedesaan yang memiliki 5 anak perempuan secara berututan yaitu Jane, Elizabeth, Mary, Kitty dan Lydia. Sang Ibu ini sedang bingung-bingungnya mencarikan jodoh untuk anak-anaknya yang beranjak dewasa semua. Lalu datanglah keluarga Charles Bingley yang kaya raya, Ibu Bennet pun berusaha menjodohkan dengan anak sulungnya yaitu Jane di pesta penyambutan, untunglah keduanya saling jatuh cinta. Nah di pesta ini bertemulah Elizabeth dengan Mr. Darcy yang datang merupakan teman dari Mr. Bingley. Yah keduanya masih gengsian gitulah, sok jual mahal apalagi Mr. Darcy orangnya kaku dan gak mudah bergaul jadi Elizabeth pun menganggapnya sebagai sosok lelaki yang sombong. 

Hari berikutnya Jane berkunjung ke rumah Mr. Bengley yang mewah namun sayang dia disana jatuh sakit sehingga harus menginap, Elizabeth pun menjenguk, nah disana ketemulah dengan Mr. Darcy, mereka terlibat cek-cok ringan sih, perdebatan begitulah. Terus diketahui juga bahwa keluarga Bengley ternyata tidak menyukai keluarga Bennet yang cenderung miskin. Nah chemistry pertama antara Elizabeth dan Mr. Darcy adalah saat mengantar pulang menaiki kereta kuda, Mr. Darcy memegang tangan Elizabeth untuk naik ke kereta wuiii romantis hehe padahal sebelumnya mereka sangat tidak cocok dalam berbagai hal.

Dari situlah Elizabeth merasakan benih-benih cinta dan rasa sayang begitu pula dengan Mr. Darcy namun karena saking sombong (Pride) dan gengsi diantara keduanya maka merekapun enggan mengungkapkan perasaan suka pada masing-masing, ah sungguh membikin gregetan hehe. Lalu munculah beberapa kejadian yang membuat Elizabeth salah paham dan salah dalam menilai Mr. Darcy, seperti  yang dia dengar tentang Mr. Darcy yang tidak suka dengan mendiang ayahnya atau Mr. darcy yang ternyata memisahkan Jane dengan Mr. Bengley, padahal semua itu tentu saja tidak demikian dan ada motif dibalik semuanya yang pada akhirnya membuat Elizabeth sangat membenci Mr. Darcy dan dibutakan oleh prasangkanya sendiri (Prejudice). Kejadian romantis adalah saat Mr. Darcy akhirnya mengungkapkan perasaan cinta matinya pada Elizabeth dibawah rintik hujan woooaaaa... so sweet lah haha, namun sayang saat itu Elizabeth kadung benci dan salah paham akhirnyapun cinta Mr. Darcy ditolak huhu padahal Mr. Darcy saat itu hampir saja mencium Elizabeth ah gak jadi deh.

Namun dasar kalau sudah cinta mati, Mr. Darcy meski ditolak pun dia masih setia memendam rasa cintanya pada ELizabeth dan pergi meninggalkan kekasih impiannya itu. Lambat laun misteri pun terkuak, Elizabeth tahu ternyata dibalik perilaku yang telah dilakukan Mr. Darcy yang membuatnya benci itu adalah demi kebaikan keluarga Bennet dan khususnya ditujukan untuk Elizabeth sendiri. Lalu Elizabeth mengunjungi rumah Mr Darcy nun jauh disana, gak nyangka ternyata Mr. Darcy ini mewarisi harta yang berlimpah ruah, rumahnya bak kastil/istana yang megah, keren banget pokoknya. Dan akhirnya pun keduanya bertemu disana setelah sekian lama terpisah, hati Elizabeth pun kini sudah terbuka pada Mr. Darcy namun Mr. Darcy belum menyadarinya, dia mengira Elizabeth masih membencinya..aarrghh gregetan, ngomong dong ngomooooong, ceritaaaa!!! haha.

Sempat juga salah paham saat Mr. Darcy bersama seorang perempuan, Elizabeth mengira Mr. Darcy sudah punya kekasih, begitu juga aku mengira demikian hiks sedihnya... eh ternyata bukan, perempuan itu adalah adik Mr Darcy... yayyy!!! *apasih. Singkat cerita, kini hati mereka sudah saling terbuka satu sama lain, selama ini cinta keduanya telah dibutakan oleh kesombongan dan prasangka dan akhirnya Mr. Darcy pun memberanikan melamar Elizabeth dengan restu kedua orang tuanya...wuiiiii kenapa gak dari dulu saja coba huhu...

Well, ceritanya sebetulnya kompleks sekali, apalagi silsilah keluarganya juga ruwet hehe...aku tadi juga hanya memfokuskan pada kisah Mr. Darcy dan Elizabeth saja, selanjutnya untuk sinopsis lengkap bisa dibaca disini dan berikut gambaran silsilah keluarga Bennet dan hubungannya dengan berbagai karakter di film..
  

Overall film Pride & Prejudice ini bagus, aku suka pembawaan Mr. Darcy yang kaku dan charming, sayang chemistry yang dihadirkan oleh Keira Knightley kurang dapat feelnya tapi untuk kisahnya recommended lah untuk ditonton dan dikoleksi. Jadi pesan disini : janganlah kesombongan/gengsi dan prasangka buruk yang belum tentu benar membuatmu salah menilai orang, bisa saja orang itu adalah jodoh terbaikmu dan semoga pride & prejudice tidak membutakan cinta dan kasih sayangmu cieeee... semangat para pejuang cinta (^_^)

Senin, 15 November 2010

Today's Movie : Bangkok Traffic Love Story


Bersiaplah untuk ketawa ngakak, dan sambutlah film romantis terlaris nan keren tahun 2009 asal Negeri Gajah Putih ini! “Bangkok Traffic Love Story”

Yup I really love melancholic-dramatical movie made in Asia recently such as Korean, Chinese, Taiwan etc, oke for example let’s say 2 great films that was I reviewed last time ago (The Way Home and Hear Me). Nah kali ini datang dari Thailand, hmm.. ini film kesekian kalinya yang kutonton dari negara Pagoda ini, contohnya saja ada film hantu2 (lupa jaman SMA dulu), film thriller-horror Rathree (8/10), atau film Gay Love Of Siam (8.5/10). Well, sebagai pembelaan – aku tak mempermasalahkan genre sebuah film, whether it’s controversial or not, Furthermore I’ve watched Lesbian movie even porn ones huahahaha. Oke lanjut ke reviewnya ya...bakal aku ceritan secara mendetai, so siap2 luangkan waktu 5 menit!

 

Yang aku suka dari film garapan sutradara Adisorn Tresirikasem ini adalah tentang gaya penceritaannya yang sedemikian dekat, real, natural dan sangat mewakili kehidupan sosialita kelas menengah kebawah di sana, mungkin karena masih serumpun dengan negara kita jadi cerita yang disajikan pun tak jauh berbeda dengan budaya Indonesia.

Fokus kisah disini adalah seorang karyawati umur 30 tahun Mei Li (diperankan oleh Sirin Horwang) dan cowok tampan engineering teknisi perusahaan kereta api BTS skytrain yaitu Loong – yang dalam bahasa Indonesia artinya “Paman” (diperankan secara apik oleh Theeradej Wongpuapan, mirip sekali dengan artis Indonesia, siapa ya?).

Li adalah wanita karir dengan muka pas-pasan yang sedang gelisah di usianya ke-30 namun belum juga mendapat kekasih, kekhawatirannya pun makin menjadi saat ditinggal menikah oleh sahabat dekatnya yaitu Ped (miip sekali dengan Melanie Ricardo haha). Kini dia harus hidup sendirian, makan sendiri, bersenang-senang sendiri.

Diawali dengan pernikahan Ped, kalian akan dibuat ketawa cekikian akibat ulah Li ini, ampun dah! Lihat saja adegan dialog curhatan yang diucapkan Li kepada Ped berikut
“Ped, do you remember? We’ve grown up together, we had the same group of friends, we attended the same schools, after graduation we worked at the same place. If you’re gonna have a housband.. We’ll probably have...” dan Ped langsung menjedorkan jidat Li ke meja huahahaha parah, kalau dilanjutkan dialognya mungkin judul filmnya berubah jadi “Berbagi Suami” hehe
Li yang dalam keadaan mabuk pulang dari pernikahan Ped dengan mobilnya ditemani Thailand’s desperate song (aku pingin punya lagunya!), lalu terjadilah kecelakaan bodoh hingga seorang lelaki ganteng mengetuk pintu kaca mobil yaitu Loong. Li pun grogi dan salah tingkah, spion mobilnya pecah namun ia berikan pada Loong yang telah menolong mebetulkan mobilnya sebagai hadiah. Disitulah awal mula mereka ditakdirkan bertemu hingga berlanjut ke kisah romantis konyol selanjutnya.

Melihat mobilnya rusak parah, Ayah Li marah dan merampas kunci mobilnya, walhasil Li yang rumahnya sangat jauuuuuh dari kantor musti naik 10 angkutan untuk Pulang-Pergi mulai angkot yang sesak, kecipratan air di perahu, dengkul kesakitan saat naik ojek, kereta dan bis sesak bau ketek hahaha, andai aku jadi dia bisa mampus gila! Sesampainya dirumah tentu Li kelelahan setengah mati, oh iya ada 3 orang dikeluarga Li, orang tua yang hobi nonton sinetron judulnya “Cupid Tears” (Yaoloo..Indonesia banget) dan neneknya yang  berbahasa Cina sehingga setiap ngomong, Ibu Li yang selalu menerjemahkannya.

Lalu terjadilah peristiwa tak senonoh yang dilakukan pembantu Li dengan pacarnya, Li memergokinya kemudian di sidanglah mereka berdua, dan tak diduga pacar pembatunya tadi ternyata adalah teman Loong, jadi diundanglah Loong kerumah Li untuk menjemput temannya itu, dan ini kedua kalinya mereka bertemu. Oh iya ngakak deh, masak cowok secakep Loong itu ternyata hobi nonton bokep juga ya? wuahaha ngakak pas  Li menemukan CD koleksi bokepnya!

Li makin takut menghadapi bossnya yang super jerk, oh iya dikantor dia ada ritual khusus, jadi setiap pukul 9 pagi ada bel berbunyi lalu lagu pun diputar, apa yang dilakukan coba? Jadi setiap karyawan berlarian ke lorong kerja lalu olahraga bersama hahaha, idenya keren banget,gak jelas dah! Sepulang kerja malam, di kereta akhirnya ia lagi-lagi ketemu Loong, diam-diam Li memperhatikan dan mengagumi Loong dari kejauhan owh so sweet! Li yang kebingungan karena belum pernah pacaran akhirnya pergi ke temannya yaitu Plern seorang cewek modern dengan banyak kekasih, darinya ia mengetahui kalau memberkan nomor HP ke Loong adalah jalan terbaik agar hubungan mereka berlanjut. Berikutnya Li dan Loong sering bertemu di kereta api dan Li pun berulah lagi seperti memecahkan kacamata Loong, disanalah Li punya ide membelikan Loong kacamata baru sembari menyelipkan nomor HP di kadonya dan tau gak ternyata yag diselipkan adalah nomor rumah, dudulz!

Karena tak ditelpon juga akhirnya Li kembali curhat ke Plern, akhirnya mereka berdua ke tempat rental Twenty VCD DVD tempat Loong biasanya menyewa termasuk bokep tadi haha. Nah disana ketemulah, namun Plern ternyata lintah, dia suka juga sama Loong tapi trik merayu Plern memang patut diacungi jempol, Li pun hanya bengong saja parah lucu abis, apalagi trik minta nomor HP Loong, buset dah ni cewek!

Li jadi marah karena bukannya ngebantuin tapi Plern malah jadi saingan dalam selimut. Sesampai dirumah seperti biasanya keluarga Li sedang asik nonton sinetron, kebetulan juga ceritanya mirip dengan kisah Li, akhirnya dia pun menerapkan balas dendam ke Plern seperti sinetron tadi, parah! Ya, Li mengundang semua pacar Plern ke tempat kerjanya, hasilnya mereka pun ribut berantem dan mendadak Loong muncul dan karena keributan tersebut Laptop Loong jadi korban rusak, Li malah membikin parah lagi rusaknya dengan gak sengaja membantingnya (ini yang kedua setelah tadi kacamata jadi korban)

Akhirnya Li ketempat kerja Loong yang sebelumnya berusaha memperbaiki Laptopnya, kejadian lucu nan romantis saat di ruangan satpam, Li meminta bantuan satpam untuk menuliskan surat permintaan maafnya yang ternyata adalah sebuah lirik lagu, ya ampun Band Indonesia banget liriknya! Li tertidur di pos jaga satpam sembari menunggu Loong pulang kerja, owh so sweet! Dan akhirnya pun mereka jalan bareng berdua malam itu, saling cerita dan lucunya saat Li kehabisan topik pembicaraan hahaha. Ternyata mereka berdua bagai matahari dan bulan, Li seharian bekerja siang hari dan tidur malamnya namun Loong kebalikannya, dia bekerja semalaman dan tidur siang hari.

Hari berikutnya pun mereka bertemu kembali di kereta, kemudian jalan-jalan ke Planetarium, membicarakan komet Haley yang hanya muncul 75 tahun sekali. Wow suatu tempat yang aku impikan untuk dikunjungi, secara waktu SD dulu aku suka dengan astronomi hehe. Hmm lagi-lagi romantis! Dan kisah pun berlanjut ke acara Songkran, padahal di acarara Tahunan Thailand ini Li bersama keluarganya berencana liburan ke Cina namun mendadak tiba-tiba Loong mengajak Li merayakannya, nah Li pun berusaha membatalkan acaranya bersama keluarganya demi untuk jalan sama Loong, seru! Dan lagi-lagi Plern berbuat ulah, di acara Songkran ini Li yang seharusnya berduaan dengan Loong malah diganggu dengan datangnya Plern, ah menyebalkan! Jadi ingat kejadian persis yang kualami dulu hiks

Suatu saat Li diajak ke tempat kerja Loong (oh iya rumah Loong keren banget, dipinggiran sungai Chao Phraya), disana mereka bersenang-senang foto bersama hingga akhirnya Li lagi-lagi memecahkan kamera Loong (setelah tadi kacamata dan laptop, mantap dah!), disini pula Li mengetahui kalau lusa Loong akan berangkat study ke Jerman untuk 2 tahun, Li sangat kecewa karena Loong tak memberitahunya, hingga akhirnya Loong merasa bersalah sekali telah membuat Li marah. Dan seperti yang dikatakan Li pada Ped
“Ped, what if a boyfriend but he’s not available to eat with you? He doesn’t have time to go anywhere with you. Then what’s the use in having a boyfriend?”
Lalu dijawab Ped
“Li, People don’t have boyfriends and girlfriends to be together all the time. They have them to know that there’s still someone who loves them”
Waaaa... dalem banget! Tapi nampaknya tak berlaku bagiku, aku 2 kali Long Distance Love (LDL) dan gagal semua hiks.

Dan beda dengan kisah cinta yang lain, disini Li terlambat saat mengejar pesawat Loong. Biasanya di film lain kan pasti ceritanya mereka bertemu sebelum berangkat terus nangis bareng, atau malah si cowok gak jadi berangkat tapi disini tidak, mereka pun terpisah 2 tahun lamanya semenjak itu, layaknya komet Haley yang muncul 75 tahun sekali, tak masalah bagi mereka, berapa lama pun untuk menunggu hingga kelak bertemu kembali. Oh iya, sebelum berangkat Loong sempat menitipkan sesuatu untuk Li, ternyata kaca spion mobil, kacamata, Laptop dan Kamera yang kuceritakan sebelumnya di dalamnya ada sebuah kisah yang diceritakan Loong untuk Li, kereeeen!!!
 
Well, after 2 years pass mereka pun tak sengaja bertemu kembali, where? Tentunya di KERETA lagi, mantap!!! Dan pada akhirnya.. Li pun mendapatkan nomor HP Loong hehe, romantis!!! Fiuhhh... panjang juga ya haha, ini aku menulis mengalir begitu saja soalnya mirip-mirip sih dengan kisahku haha.

Well, untuk nilai film ini cukup bagus, humor dapat banget, cerita seru sekali, drama romantis mengena, so 9/10 lah, cool! Film ini pun merupakan film terlaris tahun 2009 di Thailand (rilis Oktober 2009) mampu meraup 15 juta Baht saat diputar premierre mengalahkan Phobia 2 dan secara gross terjual 140 juta Baht mengalahkan film Fan Chan’s. Berbagai awards pun diraihnya seperti Best Picture, Best Actrees (Li), Best Actor (Loong) dan Best Director (Adisorn T) mantap!!!

Oke daripada penasaran nih aku kasih Link Download filmnya, silakan dinikmati. Jangan lupa mampir kesini lagi kalau komplain filmnya jelek hehe, enjoy!

 Download 5 part :


Sabtu, 06 November 2010

Today's Movie : Hear Me

Sebenarnya sudah sebulan yang lalu aku menontonnya sih hehe. Mengutip quick notes ku di Multiply :

“Film sunyi tapi romantis setengah mati. Sebuah film dari Taipei tahun 2009 ini berhasil membuatku tersenyum berbunga-bunga dan gregetan gigit jari. Sekain tokoh-tokohnya yang enak di pandang dengan alur ceritanya yang pelan, twist yang disajikan pun tak mengecewakan. Film yang sedikit bicara tapi sarat makna, keren!”

Yeah, sutradara film asal Taiwan bernama Fen Fen Cheng ini patut berbangga hati karena garapan apiknya ini sukses jadi film terlaris tahun 2009 di Taipei. Fokus dari film unik ini adalah 3 tokoh yaitu si pemuda macho pengantar lunchbox - Tian Kuo (diperankan dengan bagus oleh Eddie Peng – yang siap membuat cewek klepek-klepek) dan kakak beradik nan cantik yaitu Yang Yang (Ivy Chen) dan Xiao Pheng (Michelle Chen).

Kenapa ku katakan film sunyi? Yup, karena tema yang diangakat disini adalah seorang penyandang cacat bisu tuli. Jadi secara total, hampir seluruh film ini sunyi, hanya mengetengahkan isyarat tubuh saja dalam berdialog, pantomim sebut saja mirip begitu dan hasilnya mantap abis! “Sometimes silent is the best way than riot does”

Sepeninggal kedua orang tuanya, dua kakak beradik ini saling bahu-membahu untuk menyambung hidup. Xiao Pheng sebagai si Kakak sangat berbakat di bidang olahraga renang, oleh karenanya dia rajin berlatih di kelompok renang penyandang cacat untuk ikut olimpiade suatu hari nanti, berbgai penghargaan diraihnya dan hadiah dari lomba itu digunakan mereka untuk biaya kehidupannya. Di lain pihak Yang Yang si adik ini rajin bekerja tiap harinya sebagai street performer di jalanan kota Taipei, tak banyak waktu baginya selain untuk bekerja. Bisa dikatakan dua kakak beradik ini adalah keluarga sangat sederhana.

Huang Tian Kuo adalah anak satu-satunya dari keluarga penjual bebek goreng yang cukup terkenal di lingkungan tempat tinggalnya. Kesehariannya cowok satu ini adalah megantar luchbox orderan dan suatu saat dia bertemu dengan Xiao Pheng dan Yang Yang di tempat berlatih renang tersebut. Diam-diam Tian Kuo ini menyukai Yang Yang, agar hubungan diantara mereka tak menimbulkan salah paham karena perbedaan cara berbicara maka Tian Kuo ini diam-diam rajin berlatih bahasa isyarat agar memudahkan berkomunikasi dengan Yang Yang.

 

Aku sangat menikmati cerita film ini, tak perlu mikir serius cukup ikuti saja alurnya, sangat kurekomendasikan untuk ditonton dan dikoleksi. Banyak hal-hal seru yang bikin tertawa ringan, berbunga-bunga, merona layaknya kisah romantisme standarnya tapi bedanya disini disajikan tanpa kata-kata. Beberapa scene pun ada kemiripan dengan kisahku hehe, misalnya saja ada dialog
“Offline again!  What the use for MSN? You must be bussy, never go online”
Ya, dulu aku selalu memandangi list YM dan Gtalk, berharap dia online karena kangen pingin ngobrol, sayangnya tak kunung muncul juga hehe
Terus scene saat marahan sama Yang Yang gara-gara uang koin, Tian Kuo kebingungan bagaimana caranya untuk baikan kembali, berkali-kali dia menyusun draft permohonan maaf, persis kayak aku dulu hehe, nulis kata-kata ngemis supaya jagan marah lagi haha tapi tetep dicuekin hiks.
“Are you still mad at me? Sorry, I didn’t mean to fight with you last time. Will you forgive me please? Will you stop being angry? I’m lovesick don’t hit me. Girls shouldn’t be so narrow-minded. Will you stop being unreasonable? Don’t you thnk you’re the only one with dignity”
Hahaha kalau kalian lihat akting Tian Kuo pasti ngakak, lucu abis! Dan kemiripan juga saat kedua orang Tian Kuo tak menyetujui hubungannya dengan Yang Yang karena dia bisu tuli haha persis kayak aku meski alasannya beda, sampai ngambek saam orang tuaku, gak mau makan, diam sepanjang hari, mengurung diri di kamar, terus mereka merayu-rayuku, beliin makanan yang enak-enak lah, makin menujukkan rasa sayangnya lah bla bla bla heheh I’m glad to have parent just like them. Dan orang tua Tian Kuo ini sangat-sangat unik dan lucu, aku suka sekali! Banyak adegan yang bikin ngakak di sini hehe terutama pas saat Tian Kuo mengenalkan Yang Yang ke orang tuanya yang akhirnya menyetujui hubungan mereka, sumpah lucu!

Hal romantis diantaranya saat Tian Kuo dan Yang Yang di street performance, saat Tian Kuo mengajak Yang Yang bertemu orang tuanya dan yang bikin ahhhh... adalah saat mereka boncengan naik vespa, terus Yang Yang diam-diam memeluk perut Tian Kuo dari belakang dan menyandarkan kepalanya ke bahu Tian Kuo. Argghhh... semua lelaki pasti sangat senang dan bangga kalau digituin, sumpah membuatku pingin!!!! Hehe...
Tanya orang tuanya “Then How did you guys talk when you dated?”
“We didn’t talk, we used sign language”
Arggghhh...keren!

Tak hanya romantis, drama pun ada yaitu saat Yang Yang dan Xiao Pheng bertengkar masalah beban hidupnya, si Kakak yang seolah hanya berenang sementara adiknya yang sibuk bekerja. Secara keseluruhan film ini tergolong lengkap untuk genre drama romantika, aku kasih nilai 9/10 keren soalnya! 
Sebelumnya kan aku bilang TWIST ceritanya pun tak mengecewakan, so tentu di menit-menit menjelang akhir film bakal dibukalah stupid thing that they didn't know each other yet, seru sekali, kalau kuceritakan disini nanti jadi spoiller dan gak asik donk. So, daripada penasaran, cepetan ditonton ya hehe...

Soundtrack:

Westlife - Safe (#2 ATC Hitz Top 50 November 1th 2010) (Download)
Kris Allen - Alright With Me (#4 ATC Hitz Top 50 November 8th 2010) (Download)
Olly Murs - Thinking Of Me ((#5 ATC Hitz Top 50 November 8th 2010) (Download)





Senin, 09 Agustus 2010

Today’s Movie : The Way Home

Oke-oke I’m totally Korean Movies Fans ahaha entah K-Movie menurutku punya ciri khas tersendiri meski tergolong film bombay-bikin nangis mewek hehe-tapi nangisnya keren gak kayak film bollywood dan yang aku sukai gaya penceritaannya, sungguh tepat sasaran di hati cocok bagi penggemar genre drama, penokohan juga begitu aku lebih prefer K-Movie ketimbang Japanesse, why? Entah kalau aku menonton dorama bawaannya Ill feel melulu, terutama tokoh pria-nya terlalu “cantik”, dan metrosexual, gaya rambutnya hadooh iya modern sih tapi bikin muntah dari segi bahasa aku juga lebih suka Korea, asik di dengerin “Sarang Hae Yo” hehe. Sip lanjut langsung ya tentang film keren ini.
The Way Home mengingatkan masa kecilku yang nakal terhadap nenek, yup ini kisah yang begitu mirip denganku hehe. Ceritanya Sang-Woo seorang anak kecil dititipkan Ibunya kepada sang nenek di sebuah desa terpencil, sang Ibu tak sanggup menghidupi Sang-Woo karena sudah kehilangan pekerjaan oleh karenanya dia dititipkan sampai sang Ibu mendapatkan uang banyak. Oiya sang nenek disini bisu, bungkuk dan sudah sangat tua.
Sumpah ini desa terpencil sekali, untuk ke sana cuman ditempuh dengan 1 mobil penuh dengan penjual-penjual, seru pokoknya ada ayam, kangkung dll hehe. Mobilnya pun hanya ada 1 dan beroperasi sekali dalam sehari ckck, daerah pegunungan gersang. Awalnya Sang-Woo yang anak kota tak tahan tinggal di tempat terbelakang ini, sungguh nakal banget nih anak bikin geleng-geleng. Misalnya pa hari pertama, makan malam dia makan-makanan yang dia bawa sendiri dan menolak masakan nenek (emang mau bertahan berapa lama coba makananmu sampai habis wkw), terus dikasih kue “desa” ditolak malah makan cokelat, main gameboy seharian karena TV punya nenek rusak (emang bertahan berapa lama bateraimu haha) oiya Mminan Sang-Woo selain gameboy adalah robot bernama Cubix, terus malamnya kebelet boker tapi gak ada toilet waa akhirnya BAB di nampan ckck.
Oke-oke di film ini yang perlu diingat adalah “tidak banyak dialog” yup, ini film mengandalkan perasaan halah tapi bener-bener Top! Beberapa adegan lucu diantara saat malam hari Sang-Woo ketakutan karena ada kecoa di lantai (ngakak bener), terus sang nenek yang agak rabun minta tolong buat memasukkan benang ke jaru (sungguh keren, lucu sekali), terus saat baterai gameboy Sang-Woo habis dia merengek minta uang (tahu sendirilah si nenek gak ada uang sepeserpun lha wong makan saja pemberian tetangga yang juga sama-sam miskin), Bikin kesal sekali saat Sang-Woo memecahkan barang nenek, menyembunyikan sepatunya, mencoret-coret tembok rumah karena gak dikasih uang haha persis kayak aku dulu.
Esoknya Sang-Woo kembali berulah, dia mencuri penjepit sanggul rambut nenek saat dia tidur, dijualnya lah untuk beli baterai sampai jauuuuuuh sekali nyari toko penjual baterai, maklum desa terpencil wkwk, ketemu tokonya eh baterai-nya gede banget kayak ABC seukuran botol itu lo, padahal baterainya berbentuk lempengan kayak koin tapi kecil itu. Pulangnya dia tersesat sukuriiiin sampai nangis-nangis untung ada kakek baik hati nganterin, diboncengi pakai sepeda lucu sekali tampangnya haha.
Esoknya Lagi-lagi Sang-Woo nakalnya kumat, dia pas kelaparan gak mau makan, nekat minta Kentucky Chiken gilaaaaa nyari dimana coba? nakal banget sampai nangis-nangis lagi ahaha, kasian neneknya.  Si Nenek pun berusaha menurutinya, ke pasar menjual barang jauh sekali pulangnya sampai kehujanan jalan kaki membawa ayam kampung lalu memasaknya terus dihidangkan didepan Sang-Woo saat tidur, pas bangun eh dia nangis waaaaa nakal!!!!! Gak ngeliat pengorbanan si nenek apa? Malah dibanting lagi makannya ckckc keterlaluan ahaha maklum anak kecil, dulu aku juga gitu hehe. Pas tengah malam karena kelaparan yang teramat sangat Sang-Woo terbangun dan menghabiskan 1 ayam utuh dengan lahap dasaaaaar!!
Paginya sang nenek pun demam karena kemarin kehujanan, dan Sang-Woo pun kelihatan sisi baiknya ternyata dia cemas juga hehe menyiapkan makan buat nenek meski amburadul. Pas bermain dia juga ketemu 2 cowok cewek dan yup Sang-Woo menykai cewek itu sayang si cewek lebih suka teman cowoknya ahaha. Adegan lucu juga pas mau ke pasar, ya ampun nunggu mobil jurusan ke pasara lamaaaa sekali wkwkw. Sungguh terenyuh ternyata hasil jalan nenek hari ini digunakan untuk membelikan sepatu baru dan makanan enak buat Sang-Woo huhu. Pas pulang ke pasar Sang-Woo masih saja nakal, dia pulang sendirian naik mobil sementara nenek ditinggal di pasar ya ampun dia gak tahu kalau si nenek pulang dengan jalan kaki ckck terenyuh sekali. Terus kejadian lucu lainnya saat dikejar-kejar sapi liar ahaha dan saat rambutnya dipotong sang nenek tapi gak sesuai keinginan Sang-Woo waa dia nangi-nangis rambutnya culun wkwk. Dan yang bikin mewek adalah saat Ibunya mengabari akan menjemput Sang-Woo lalu Sang-Woo mengajari si nenek menulis supaya nanti bisa menyurati dan ngasih kabar ke kota, salah satu dialognya seperti ini :
Sang-Woo
“Lihatlah dengan hati-hati, yang ini artinya ‘Aku sakit’ dan yang ini artinya ‘Aku rindu kamu’, tulis lagi yang benar Nek”
 Lalu sang nenek menulis tapi terus salah, maklum si nenek buta huruf
“Apakah Nenek tidak bisa menulisnya? Nenek tak bisa berbicara lewat telephone jadi nenek harus menulis untukku”
Si nenek terus berusaha menulis
“Nek, jika kamu sakit, kirimi saja aku surat kosong jadi aku tahu itu darimu dan aku akan cepat datang ke sini ya Nek?”
Lalu mereka berdua menangis, bahakn si nenek saat menangis pun tak bersuara...sungguh terenyuh!
Esoknya pun mereka berpisah, agak sebal dengan perpisahannya karena Sang-Woo gak mau mengucapkan kata pamit sementara di hatinya ingin sekali memeluk nenek...huhu kisah yang penuh nilai moral. Dan terakhir penilaianku untuk film ini :
  • ·         Penokohan / Akting : 9/10 (akting Sang-Woo mantap meski dia masih bocah, si nenek juga)
  • ·         Drama / Cerita : 9/10 (keren penuh pesan moral)
  • ·         Scene : 9/10 (suasana pedesaan terpencilnya sangat hidup)
  • ·         Overall : 9/10 (maklum genre drama perfect untuk film ini, mantap!)
Oiya untuk review film selanjutnya jangan kaget kalau beberapa diantaranya jadul dan Korea ahaha, maklum lamaaa sekali aku tak mengikuti film semenjak 2008 silam, berikut preview film yang kusewa minggu ini wkwkw pamer
Sekalian nih film yang baru kutonton tapi gak sempat review :
  • ·         Wanted (7.3/10)
  • ·         Toy Story 3 (8.4/10)
  • ·         The Blind Side (8.3/10)
  • ·         Sherlock Holmes (8/10)
  • ·         3 Idiots (India – 8.3/10)
  • ·         Alice In Wonderland : Almost Alice (8/10)
  • ·         Alvin & The Chipmunk 2 (7.5/10)
  • ·         Cin(t)a (Indonesia – 8.4/10)
  • ·         Dear John (8.2/10)
  • ·         Disctric 9 (8.2/10)

Senin, 02 Agustus 2010

Today’s Movie : Salt

Well, maaf sebelumnya, reviewnya sedikit tapi ceritaku yang panjang haha
Waaa...kapok nonton film pas malam Minggu ah, isinya orang pacaran semua, mending hari Minggu siang saja pas sepi, seolah aku menyewa bioskop cuman kutonton sendiri seorang saja ahaha.
Oke-oke sebenernya sih gak niat mau nonton film yang dibintangi Angelina Jolie ini pas hari Sabtu malam. Berhubung aku membaca beberapa review teman-teman tentang film ini banyak menujukkan kesan bagus dan positif akhirnya aku terdorong untuk segera menontonnya, rencana sih pingin nonton Minggu siang saja tapi entah malam itu kakiku tergerak untuk men-starter motorku. Yup aku pun berangkat menuju 21 Blok M Plaza, kenapa aku gak ke Plaza Semanggi yang notabene deket dengan kosan? Silakan baca di blog sebelumnya ya, aku sudah cerita kok hehe
Sebelumnya browsing jam tayang film Salt untuk hari Sabtu tanggal 31 Juli 2010, hmm yang malam sih ada pukul 18.45 dan 20.55, kulihat jam..waaa sudah pukul 17.30 langsung mandi, Magrib-an dan berangkat pukul 18.10 sampai mengesampingkan makan malam hiks..ngebuuuut..untung gak macet amat Jl Sudirman. Hah setelah parkir di Blok M Square aku langsung  berlarian menuju Plaza dan naik eskalator! Kenapa aku gak gunain Lift?? Waa..sekali lagi silakan baca blog-ku sebelumnya ya hehe. Beeh.. 6 eskalator aku naikin capek juga, sampai di 21 wah ramai sekali, maklum Saturday Night yang katanya hari asik buat pacaran and hell yeah..banyak pasangan muda-mudi memenuhi lobi theatre.
Langsung menuju ke penjualan tiket, Ow Em Ji...banyak banget antriannya waaaa...sudah pukul 18.25 masih ada gak ya tiketnya, cuman ada 1 teater saja yang nanyangin Salt hari ini, teater 2 pun sudah dibuka, beberapa pasangan sudah masuk untuk nonton. Wah liat judul-judul film lain siapa tahu nanti kehabisan bisa nonton judul lain, beberapa sudah kutonton cuma satu judul yang menarik “Furry Vegeance” yang diperankan Brendan Fasher (The Mummy) kayaknya lucu dengan latar poster binatang gitu. Kulihat antrian didepanku, ah lama banget, semua pada berpasangan cowok-cewek terus aku melihat sekeliling, ya elah..aku sendirian tanpa pasangan waaaa....ah whatsoever, tujuanku kan mau nonton film bukan pacaran wkwkw menghibur diri nih ceritanya!
“Salt yang jam 7 masih ada mbak?”
“Tinggal barisan depan saja kalau mau”
Yah... Rp.25 ribu gak worth-ed lah kalau nonton di depan, gak nyaman sekaliiii.
“Mau berapa tiket memangnya? Kalau satu masih ada banyak”
Helloooooo...emangnya mbak liat ada cewek cantik ya disampingku? Adanya juga cowok-cowok metrosexual dengan pasangannya masing-masing...kurang ajar nih mbak-nya membuat hatiku makin miris merintih menjerit meronta saja (oke-oke stop it, ini sudah terlalu lebay wkwk)
“Satu mbak...emmm..yang ini saja”
Gilaa.....tadi tuh kulihat memang sudah penuh semua, yang tersisa satu tiket pada nyebar sana-sini, ditengah-tengah letaknya, termasuk yang kupilih tadi, ada 5 bangku dan yang kosong kursi ke-3, alias di tengah..ya ampun aku berharap banget 5 bangku itu pada jombloan semuaaaa....atau enggak ke-4nya cewek manis semuaaaa...yihaaa...dah ngebayangin yang enggak-enggak nih wkwkw
Masuk teater 2 dan jreng jreng....Empat bangku kosong tadi sudah terisi 2 pasangan yang api asmaranya lagi panas membara, ya Tuhan...selamatkan hamba, semoga konsentrasi melihat filmnya (T_T)
“Misi-misi orang ganteng mau lewat”
Aku menyebrangi muda-mudi yang dimabuk asmara tadi, waaa...malu setengah mati..mereka pada memandangiku yang sedang duduk ditengah..seolah aku tamu tak diundang yang salah masuk kamar OMG!! Jadi tuh formasi tempat duduknya begini (dari kiri ke kanan) : Cewek - Cowok - AKU – Cowok – Cewek...Great!!!!
Hadoooh...lampu bioskop tak dimatikan juga hiks, malu sekali, alih-alih aku ngenet saja buka opera mini lewat HP, hiks kasian banget yah...kapok pokoknya!!! Lama sekali seolah 5 menit serasa sejam hahaha...hah tak mengapa lah, aku bakal jadi tembok pemisah kedua pasangan itu, supaya nanti gak saling tertukar pasangan dan kalo beruntung aku bisa dapat ciuman nyasar gratis..weitttsss lupa kanan kiriku kan cowok, OMG gak jadi dah!!!Dan akhirnya pun film diputar, alhamdulillah...
Apa jadinya kalau sebuah naskah film yang siap tanyang namun mengalami penulisan ulang? Tanya kenapa? Yaep aslinya, tokoh utama disini adalah seorang agen CIA yang dituduh sebagai mata-mata KGB Rusia bernama Edwin A. Salt dan dia adalah seorang Laki-laki! Yeap..Laki-laki, cowok, pria, jantan Man atau bahasa Jawanya “Lanang”…sebelumnya sang Produser Phillip Noyce sudah meminta Tom Cruise yang sangat cocok memerankan tokoh ini karena kepiawainnya sebagai Ethan Hunt di Mission Impossible, namun sayangnya ditolak mentah-mentah (maybe it’s Pritt’s factor hehe), pusing tujuh keliling sang Produser pun memutar otak 180 derajat dan menunjuk Angelina Jolie sebagai penggantinya, tentunya dengan mengubah nama tokoh utama menjadi Evelyn Salt, gender pun tak ada masalah krusial bagi Jolie untuk memerankannya. Apalagi Noyce juga sudah pernah bekerjasama bareng Jolie dalam “The Bone Collector” jadi tak usah diraguan lagi kapabilitasnya.
Saat itu CIA berhasil menangkap dan menginterograsi Orlov (Daniel Olbrychski) salah satu pimpinan mata-mata Rusia, Salt-pun dituduh sebagai slaah satu diantara mereka yang merencanakan pembunuhan Presiden Rusia saat menghadiri pemakaman wakil presiden Amerika nantinya. Meski rekan Salt yaitu Ted Winter (Liev Schreiber) tak mempercayaina namun agen Peabody (Chiwetel Ejiofor) bersikeras menahan Salt, karena tak terima Salt-pun melarikan diri apalagi menyadari sang suami yang juga tiba-tiba menghilang (diculik komplotan Orlov yang saat itu juga melarikan diri saat interograsi). Dari sini lah dimulai serentetan aksi menegangkan yang mebelalakkan mata, aksi Jolie melarikan diri sampai lompat-lompatan diatas truk jalan layang dan naik motor sungguh mengagumkan layaknya James Bond versi cewek. Yang menjadi pertanyaan disini siapakah Salt sebenarnya?
Mengetahui bahwa sang suami yang seorang ahli serangga ditangkap Orlov, Jolie pun menuruti permintaan Orlov untuk mengabisi nyawa Presiden Rusia itu, sekali lagi aksi menegangkan dan atraksi mengagumkan Jolie kembali hidup disini dan kedua rekannya Ted dan Peabody tak kuasa menahan Salt, dan ujungnya pun Sang Presiden Rusia berhasil terbunuh, hal ini memicu ketegangan Rakyat Rusia yang sekonyong-konyong mempropagandakan aksi Anti-Amerika dan mengangkat perang diatara 2 negara adidaya itu, dikarenakan pembunuhnya adalah agen CIA yang tak lain merupakan badan intelijen USA.
Mendengar berita kematian sang Presiden tersebut, Salt mengunjungi Orlov untuk membebaskan sang suami namun malang sang kekasihnya itupun meregang nyawa, Salt naik pitam dan menghabisi seluruh komplotan Orlov di markasnya sendiri.
Misi lanjutan Orlov sebenarnya adalah membunuh presiden Amerika di gedung putih sembari mengaktifkan bom nuklir Amerika untuk menyerang Rusia agar tercipta perang, Salt pun turun tangan untuk mengagalkan rencana itu, lalu siapakah dalang mata-mata yang ada di gedung putih? Yeap aksi menegangkan lahir kembali, sungguh mantap, lucunya adalah saat Salt menyamar sebagai seorang laki-laki wajahnya gak nguatin, sontak penonton bioskop sini pada ketawa ahaha. Well, aku buka sekalian deh mata-mata disini, yupie dia adalah Ted salah satu rekan kerja Salt dan presiden Rusia pun tidak meninggal karena Salt hanya menembakkan racun serangga milik suaminya yang hanya membuat paralyzed dan terlihat mati suri saja. Lalu benarkan Ted bakal mengebom Rusia? Hell No.. Ted malah berencana mengebom Mekkah, tanya kenapa? Genius, dengan mengebom Mekkah maka bakal memicu perang 3 bendera, Semilyar umat Islam bakal menyerang Amerika begitupun Rusia. Sungguh film keren dengan penokohan Jolie sekelas Oskar membuat film laga ini kian apik dinikmati, lalu siapakah Salt? Tentu kalian sudah bisa menebaknya bukan? Well, can’t hardly wait for next Salt sequel ahaha
Ratingku buat film ini :
•    Action : 9/10 (Salt without Angelina Jolie is about nothing)
•    Drama : 8.3/10 (oke ini film laga, tak begitu banyak drama disini)
•    Alur/Twist Cerita : 8.7/10 (agak bisa ditebak sih namun oke)
•    Penokohan : 9/10 (disamping Jolie, aksi Ted, Peabody dan Orlov mebuat flm ini hidup)
•    Animasi/Scene : 8.4/10 (tak banyak animasi tapi memukau, katanya Jolie gak pakai stunt man ya? mantap)
•    Overall : (9+8.3+8.7+9+8.4) : 5 = 8.7/10 kereeen saingan berat Inception untuk Best Movie 2010

Yeah akhirnya kelar juga, panjang ya ceritanya ahahaha...seusai film aku langsung kaburr oh iya pas tengah-tengah film aku agak heran, ada suara aneh yang tak senada dengan vocal filmnya ya Tuhan...pasangan disebelahku cipokan! Aseeemm....suaranya kedengeran banget, jelas, lips meet lips ahaha...untung gelap, kalau tidak aku bisa ngiler memandangi mereka halah...ampun dah lain kali beneran gak mau nonton sendirian di bioskop malam minggu, kalau ada temennya baru mau hehe, atau lain kali aku bakal ngajak kekasih? Who knows (^_^) salah satu cewek idamanku adalah yang hobi musik plus film, semoga kamu yang ngebaca termasuk diantaranya hehe
Backsound kali ini kulpilih single R&B buat nyemangatku pas lirik “It ain’t the end of the world” maksudnya sabar Ndik, banyak cewek manis sholehah menantimu hehe

Jumat, 23 Juli 2010

Today's Movie : A Frozen Flower

Oke -oke kata-kata awal dulu...
Ya Ampuuuuun ini ternyata film G*y ya?
Yah....tapi filmnya oke lah
Flashback dulu ya....
Sore itu temanku kan datang ke tempatku minta film "Speed Scandal" (Ratingku film korea lucu ini = 8.5/10) sekalian ngasih film ke aku judulnya ya ini "A Frozen Flower" katanya bagus, berhubung "ternyata" aku suka film korea (maklum genre-ku kan drama menyentuh ahaha bilang saja film yang bikin mewek bombay) langsung kusikat lah.
Ini film garapan produser Korea Selatan, Ha Yu dan rilis 30 Desember 2008.Ceritanya sendiri bersetting tentang jaman dulu saat berkuasanya Dinasti Goryeo di Korea. Aku suka sekali akting ketiga tokoh utamanya, pernah lihat di beberapa film dan TV series juga mantap! That's why I love K-Movie, penghayatannya keren, bahasanya juga unik! yang aku kenal cuma Sarang Hae Yo yg artinya Aku Cinta Kamu ahahaha...
Saat itu masa pemerintahan raja (lupa namanya hehe) yang diperanin Jin-mo Ju (Muncul jg di film 200 Pounds Of Beauty, ratingku buat film ini 8.7/10), raja yang masih belia ini mencari pengawal sejatinya dan setelah seleksi panjang ketemulah Hong Lim (diperanin In-seong J suka sekali aku aktor ini, muncul juga di film The Classic ratingku 8.8/10 dan TV Series Momories In Bali ratingku 8.7/10). Dan akhirnya dengan kesetiaan Hong Lim (yang sama-sama masih belia) melindungi sang raja dari muda sampai dewasa hingga mereka berdua terlibat affair sebagai sepasang kekasih. 
Suatu ketika datanglah titah Raja Yuan (kedudukannya di atas Raja Gorgeyo ini) agar sang Raja segera mendapatkan keturunan sebagai pewaris tahta (pangeran), atas titah tersebut dikirimlah putri cantik dari Yuan sebagai calon ratu/permaisuri (diperankan oleh Song Ji-hyo, hadir di TV series Sex Is Zero 2 dan TV series Princess Hours, cantik banget hehe). Kontan sang raja bingung, dengan keadaan dirinya yang gay, tak mungkinlah dia bisa memberi keturunan bersama sang ratu, maka diperintahkanlah kekasihnya (pengawal) yaitu Hong Lim tadi untuk bercinta dengan sang ratu sebagai pengganti sang Raja. Hong Lim pun menolak karena dia juga sangat mencintai sang Raja dan tak mau mengkhianatinya, atas titah dan paksaan Raja akhirnya dia pun menurut. Oiya sebelumnya juga adegan ranjang antara Raja dan Hong Lim tadi, gilaaaaa vulgar sekali, ciumannya nyata parah! sampai aku bertanya-tanya kok mau ya? ckckc it's so insane! ahaha
Akhirnya digelar lah hari Consummation (malam pertama mungkin ya) dan Hong Lim pun dipaksa tidur sekamar dengan Ratu, sementara Raja menunggunya di luar. Yup, mulailah mereka berdua melepas pakaian hampir bugil dengan keadaan masing-masing terpaksa, namun saat itu Hong Lim pun masih tak sanggup "melakukannya" dengan pikiran tentang sang Raja yang masih berkecamuk di kepalanya. Hari pun berlanjut lambat laun Hong Lim memaksa diri untuk meniduri sang Ratu dan yaaaaaa... adegan ranjang sekali lagi terjadi sumpah parah!!!! vulgar bangeeet!!! Hot!!! Bokep semi nih ahhahaha...lagi-lagi kok mereka mau ya demi film? inikah yang namanya profesional? Bahkan Antonio Banderas vs Angelina Jolie (film apa ya? lupa) atau yang lagi trend Ariel vs Luna vs Tari atau Sinta Jojo Keong Racun? waaa kalah jauuuuh wkwkw (bikin penasaran orang nih). 
Hari demi hari Hong Lim pun mulai merasakan cinta dengan sang Ratu secara diam-diam begitupun sebaliknya dengan sang Ratu. Tanpa sepengetahuan raja mereka berdua bertemu dan melakukan adegan sex lagi, oke-oke seingatku di Perpustakaan (ampuuun parah) terus di kamar Ratu (Lebih Panas, bikin horny , I Like his style wkwk) ini-ini aku posting salah satu adegan hot mereka, yang atas sama ratu dan yang bawah sama raja, ada yang lebih parah sih tapi takut tar blog-ku ini di blokir ahaha)
Hadoooh capek nih nulisnya hehe, aku persingkat ya... jadi lama-lama sang Raja curiga, karena Hong Lim sering menghilang dan jarang ada di ranjang berdua, sampai akhirnya kecurigaan sang Raja terbukti saat Hong Lim kepergok behubungan sexual di perpustakaan dengan sang Ratu (lagi??? wkwk) dan saat itupun sang Raja sangat marah sampai sempat menanyakan "Apa kamu jatuh cinta dengan Ratu? dan Tak pernah mencintaiku barang sekali saja?" Hong Lim pun menjawab "Iya" Raja pun murka dan memerintahkan pengawal untuk mengebiri/memotong kemaluan Hong Lim, gilaaaa bener-bener dilakukan, ngeri oiiii dan Raja pun bilang "Sekarang kita sama (maksudnya gak bisa berhubungan dengan wanita lagi), aku beri kesempatan sekali lagi, kembalilah padaku bahkan aku rela memberikan negeri ini padamu" dan Hong Lim yang kecewa menjawab tidak.
Suatu ketika Hong Lim yang dipenjara sang Raja diselamatkan kawan-kawannya dibawa keluar kerajaan, beredarlah gosip kalau Raja membunuh sang Ratu karena peristiwa tersebut, makin marah lah Hong Lim, dia pun kembali ke istana untuk membunuh mantan kekasihnya itu (wkwkw). Dan terjadilah pertikaian antara keduanya, Raja pun membenarkan kalau dia telah memotong leher sang Ratu, kemarahan Hong Lim memuncak hingga mereka berdua saling adu pedang (hoiii ini pedang beneran lo wkwk) dan pada akhirnya mereka saling menusuk, sekali lagi sang Raja bertanya "Apakah sekalipun kau tak pernah jatuh cinta padaku barang sekali saja selama ini?" dan jawaban Hong Lim masih sama "Tidak sekalipun!" dan blesss... (suara apa ini? ahaha) kedua pedang saling menusuk dan saat itu juga sang Ratu muncul, yap dia tidak mati, raja berbohong telah memotong lehernya, Hong Lim pun kaget, di detik-detik kematiannya barulah dia merasa kecewa atas ucapannya pada sang Raja, Hong Lim sepertinya memang mencintai sang Raja (menurutku sih) hehehe...dan taraaaa.. selesai deh...
Hadooooh banyak adegan tak seronok di sini ditambah pula sadis, darah dimaan-mana, untuk akting, setting dan kostum sangat bagus, ratingku buat film ini :
  • Action : 8/10 (adegan permainan pedang oke)
  • Drama : 7.8/10 (percintaan antara Ratu dan Hong Lim)
  • Efek/Scene : 7.7/10 (setting kerajaannya asik)
  • Penokohan : 8.5/10 (aku acungin jempol buat adegan sexualnya, berani dan vulgar sekali)
  • Overall : (8 + 7.8 + 7.7 + 8.5) : 4 = 8/10 (oke lumayan lah)
Ulasan lengkapnya bisa dibaca di sini untuk soundtrack-nya apa ya? lagu barat saja hehe maklum gak nyambung ya, enjoy single terbaru runner Up American Idol!

Kamis, 22 Juli 2010

Today's Song : Shelby Lynne - Wall In Your Heart + Movie Review : Sallow Hal


Suka sekali sama lagu ini, dulunya gak sengaja dengar/kenal saat lagu ini diputar dari sebuah kaset tape di kosan teman, langsung jatuh cinta dan ketahuanlah penyanyi dan judulnya Shelby Lynne - Wall In Your Heart. Sedikit kenalan dulu ya sama dia..

Nama lengkapnya Shelby Lynn Moorer kelahiran tahun 1968 asal Virginia USA. Prestasi terhebatnya adalah Shelby terpilih sebagai Best New Artist Grammy Awards 2001, hebat ya! Saat itu saingannya ada Brad Paisley, Papa Roach, Sisqo dan Jill Scott. Rada janggal sih karena Shelby ini saat itu bisa dibilang bukan "New Artist" karena sudah lumayan lama berkecimpung di dunia musik hehe.

Lirik lagunya sendiri menurut penafsiranku sih tentang kesedihan/simpati seorang wanita kepada mantan kekasihnya. Si wanita ini sekarang mungkin sudah bersuami, lantas dia melihat mantan kekasihnya dulu yang masih bersedih, belum bisa move on, dan hatinya tertutup untuk wanita lain. Si wanita ini simpati dan merasa kasihan, karena tak ada seorangpun yang mampu membahagian lelaki itu, tak seorangpun mampu membuka hatinya, hanya si wanita ini yg bisa masuk melalui tembok penghalang hati si pria tersebut. So sad...

Oiya lagu ini juga dijadikan soundtrack film "Shallow Hal" tahun 2001 yang dibintangi Jack Black dan Gwyneth Paltrow. Komedi lucu sih, ceritanya itu ada seorang pria Hal Larson (Jack) yang merasa jengah menggodai wanita cantik. Suatu saat dia ketemu seorang Hipnoterapi, Jack akhirnya dihipnotis agar dia 'hanya' bisa melihat inner beauty perempuan tanpa memperdulikan parasnya cantik atau tidak. Lihat deh poster filmnya di atas, Gweneth yg aslinya ramping tapi di bayangan dia terlihat gemuk.

Suatu ketika Hal ketemu dengan Rosemary Shanahan (Gwyneth), wanita yang super gemuk dan tanpa disadari rupanya dia anak bos-nya Hal ditempat ia bekerja. Sontak, Hal melihat Rosemary sebagai seorang wanita yg super seksi dan cantik karena Hal tidak bisa melihat bentuk asli Rosemary, hanya inner beauty saja.

Mereka berdua pun menjalin hubungan meski awalnya Rosemary agak ragu apakah Hal mau jadi pacar seorang wanita gemuk begini, ayah Rosemary pun curiga apakah Hal ini hanya memanfaatkan anaknya supaya naik jabatan di tempat kerja. Dua sejoli inpun terlihat bahagia namun si hipnoterapi sangat iri melihat keceriaan Hal. Oleh karenanya dia menghapuskan hipnotisnya dan Hal pun tersadar. Kaget melihat Rosemary yg ternyata gemuk hubungan mereka retak, Rosemary histeris dalam kesedihan.
Lambat laun Hal pun tersadar, dia memang mencintai Rosemary meski badannya gemuk, karena saat hal melihat wanita seksi, dia sudah tak tertarik lagi, dia hanya suka dengan inner beauty seseorang. Singkat cerita Hal ini kembali dan meminta maaf hingga hubungan cinta merekapun bersemi kembali.

Oke balik lagi ke lagu, kita nyanyi bareng yok.. berikut lirik lagunya..

Shelby Lynne - Wall In Your Heart (Lyric)

I feel your pain, I feel the rain
What happened to you, I can't get to you

[Chorus]
Cause there's a wall In your heart
That no one can get through
And it's cold and it's dark
And you don't have a clue
But this wall it will fall If it's the last thing I do
I'll get through this wall in your heart

I know your soul, I know I'm home
Just come here to me, I'll let you run through me

[Back to Chorus]

We'll break down all the troubles we have found
And I'll find a way to mend your broken pieces
We'll hold hands and be friends
Until the end and our love will be forever

[Back to Chorus]

Shelby Lynne - Wall In Your Heart (Lyric Video)



Today's Movie : The Sorcerer's Appentice

Akhirnya nonton juga ini film, gara-gara trailler yang keren aku sangat overestimate sama movie satu ini, berharap bisa memuaskanku dengan ilusi-ilusi magicnya tapi ternyata... ahaha

Oke-oke kemarin sepulang kerja agak ragu juga sih, jadi nonton apa enggak but finally jadi juga.Sehabis makan malam terus mandi dandan eh tiba-tiba hujan deraaaasss huhu padahal sudah hampir jam 8 dan filmnya tayang jam 9.10 malam, ketakutan kehabisan tiket juga sih berhubung premierre (21 Juli 2010 di Indonesia). Pas hujan sedikit reda aku ambil payung dan berangkat (kagak naik motor tapi ngangkot dan busway saja), wah jalanan banjir. macet pula dan yang paling menyebalkan jalur busway dibetulin, anjriiit bener ini yang ngurusin busway, kalo mereka menyalahgunakan uang yang seharusnya buat busway, aku sumpahin gak bahagia seumur hidup!!!! gimana tidak, masak kerap banget jalurnya dibongkar? padahal lo jalannya masih mulus? buat apa coba? ngabisin dana yang sudah dianggarkan? kalo berlebih kenapa bingung, mending buat bangun sekolah kek, buat nak yatim kek, brengsek banget birokrasi yang seperti ini. Kenapa gak sekalian dibikin jalan yang kokoh, tak mengapa meski mahal lagian bisa tahan bertahun-tahun, layanan busway pun kian jelek, katanya tiap 5 menit datang bus baru eh ini kadang lebih dari setengah jam nungguin lo, berdiri, berdesakan lagi, telo tenan!!! 

Hah, semoga mereka bertobat, kesal gue.. Hmm dan malam itu aku nyampai Blok M Plaza sekitar pukul setengah sembilanan, langsung nyari tiket dan wow... masih sepi ahahaha. Sama kayak kemarin pas nonton Inception serasa aku menonton sendirian. Dan filmnya pun dimulai... menceritakan tentang Balthazar (Nicolas Cage) yang merupakan salah satu dari 3 murid penyihir Merlin, dia mencari muris baru yaitu Dave (Jay Baruchel) sebagai pewaris cincin naga Merlin sekaligus untuk menghancurkan musuh abadi Merlin yaitu Morgana yang sudah terkurung berabad-abad dalam sebuah Grimhold (botol gambar boneka). Sebelumnya jiwa Morgana ini terkurung dalam tubuh kekasih Baltazhar yaitu Veronica (Monica Belluci). Dalam perjalanannya mengajarkan magic pada Dave dan mengamankan Grimhold Morgana, Baltazhar selalu dihalangi musuh bebuyutannya yaitu si Horvath (Alfred Monila), Well... dari film ini yang kudapati cuman efek gambarnya saja yang lumayan, tentang Naga di Pecinan, Banteng, Elang Besi dll ya... cuman lumayan, mungkin gara-gara bergabung dengan dunia moden makanya suasana magic kurang begitu terasa, aktingnya juga biasa, anehnya... kenapa sang sutradara Jon Turteltaub memilih tokoh utama si Dave itu, aktingnya enggak banget, suara cempreng, terus peran sang pacar Dave yaitu Becky dan teman Dave yaitu Bennet gak ngaruh, kurang berguna. Kalo IMDB ngasih rating 6.2/10 hingga hari ini (22 Juli 2010) maka penilaianku
  • Action : 7/10 (gak begitu menegangkan, standar)
  • Drama / Humor : 6.5/10 (jokenya agak garing, maksa, dramanya enggak banget)
  • Ide Cerita / Alur : 7.5/10 (lumayan lah)
  • Efek Animasi : 8/10 (it's Ok)
  • Penokohan : 7/10 (asal-asalan kali cast-nya)
  • Overall = (7 + 6.5 + 7.5 + 8 + 7) : 5 = 7.2/10 (lumayan)
Huhu agak sedikit kecewa sih, aku terlalu berlebihan mengharap film ini bakal sebagus traillernya, seperti film 2012 waaa... don't judge the movie from it's poster ahahaha....untuk film ini hingga hari ini masih bercokol di peringkat 3 Box Office, dibawah #1. Inception (keren banget 9/10) dan #2. Despicable Me (mantap 8.5/10)

Pulangnya lihat jam sudah pukul 10 lebih, waaa pintu bioskop dah tutup, gak bisa turun eskalator, akhirnya turun lift hiks...aku benci banget lift tanya kenapa? sampai sekarang gak ngerti gunainnya ahaha...aku masih kagak ngerti bedanya lantai 1, LG (Low Ground?), UG (Under Ground?), B (Basement) ahaha...waaa kau turun diaman coba? yang lain kan pada naik mobil huhuhu...untung ada pelayan lift bilang "Yang jalan, silakan" aku yang berada di belakang lift langsung menerobos bak banteng kesurupan "misi-misi, minggir-minggir, barang panas-barang panas" wakakaka ya enggak segitunya sih. Wadoooh memalukan sekali ahaha, ndeso pokoke..biasanya sih kalo jalan bareng, temanku yang ngurusin lift, aku ikut saja ahaha, kalo lift di kantorku mah standar cuma ada lantai 1-5 terus tombol naik turun sama buka tutup haha, kalo lebih dari tombol itu aku pusing, rumit apalagi kalo lift-nya seperti di Semanggi, Grand Indonesia, Citraland atau Kantor Pusat Ditjen Pajak waaa...aku mending pakai eskalator saja ahaha. Oiya kemarin sore aku dikasih film Korea sama temen  judulnya "A Frozen Flowers" katanya sih lumayan (ahaha dia penggemar film Korea, ada lagi temanku yang hobi dorama dia punya 50 DVD lebih, aku ditawarin ya ampuuuun gak kuat segitu banyaknya, kemarin aku minta 15 judul sepertinya itupun belum kutonton). Sip sudah dulu ceritanya, oiya soundtracknya aku pilihin OST The Sorcerer's Appentice saja, yang dipueter di tengah-tengah film juga, enjoy!

 
Design Downloaded from Free Website Templates Download | Free Textures | Web Design Resources